Selasa, 10 Maret 2015

How to Wear Red Lipstick

Assalamu'alaikum ..

Apa kabar teman-teman? Semoga tetap dalam lindungan dan kasih sayang Alloh SWT. Alhamdulillah, saya diberi kesempatan lagi untuk menulis di blog ini. Mungkin kalo blog ini sebuah jendela, sudah banyak debu dan sarang laba-laba karena jarang dirawat. Hehehehe....
Padahal banyak yang saya mau ceritain pengalaman saya masak dan bikin kue. Mulai dari yang gosong, bantet dan salah bumbu. Yaaa begitulah namanya belajar "ngedapur", ada aja cerita gagalnya, atau mungkin emang saya yang kurang berbakat dalam hal masak memasak. Biar dikata gak jago masak, tetep harus kudu dibiasain masak.

Sebelumnya share tentang makanan, kali ini saya mau share tentang make up. Yap ! make up adalah kesenangan saya setelah pilah pilih baju, belanja lainnya di online shop, terutama di site yang satu ini www.lazada.co.id dan bikin kue.

Gak usah banyak pembuka, ini tips tentang penggunaan lipstik warna merah yang dikuti dari Website Wardah Cosmetics.

====================================================================  
A. Kenali warna kulit dan pilih warna merah yang sesuai yang sesuai dengan kulit.
  1. Warna Kulit Putih Porcelain   : Gunakan warna merah asli (true red) atau merah semu pink dan ungu.
  2. Warna Kulit Putih Gading      : Gunakan warna merah terang semu oranye atau semu pink.
  3. Warna Kulit Kuning Langsat : Gunakan warna merah gelap semu oranye.
  4. Warna Kulit Sawo Matang     : Gunakan warna merah gelap semu pink, ungu atau oranye. 
     
B. Tambahkan aplikasi garis bibir dengan lipstick matte yang sewarna lipstick untuk merah yang tahan lama. 

C. Evening gown atau busana motif leopard membuat lipstick merah terlihat glamor.
Hindari padanan casual atau sweater.


D. Busana hitam, emas dan warna gelap adalah best friend bagi lipstick merah. Busana pink adalah nightmare bagi lipstick merah. 

E. Jadikan bibir sebagai aksen riasan, bentuk riasan mata dan pipi dengan warna lembut.

Segitu aja yang bisa disampein, tapi nih ya jangan biarkan lipstick tertinggal di gigi. Selalu periksa dan bersihkan dengan tissue. Bisa dikira abis makan cabe deh.. hehehee

Rabu, 31 Desember 2014

Coba dan rasakan: Brownies Kukus Ketan Hitam Keju Tabur Cinta (ciaelaaah)

Assalamu'alaikum, 

Alhamdulillah... alhamdulillah... beberapa hari sebelum malam pergantian tahun, saya sudah memutuskan untuk tidak pergi untuk merayakannya bersama teman-teman dan memutuskan di rumah berkumpul dengan keluarga tercinta. Tercetuslah pikiran untuk merayakannya bukan dengan bakar-bakaran ayam atau jagung, dsb., melainkan dengan makan kue buatan saya. (horeee !!! horeee!!!). Berhubung temanya adalah mengganti acara berkumpul dengan teman-teman, jadi menurut saya membuat kuenya harus terlihat special, jadilah rupa kuenya seperti ini .... 


Mungkin benar karena katanya kalo bikin kue, perasaannya itu harus happy, jangan dongkol ataupun marah-marah. Cobaan pun datang dari anak tetangga yang biasa main ke rumah, udah kaya adek sendiri, apa aja ditanya, dipegang-pegang, dibolak-balik dan seterusnya melakukan hal-hal yang menguji kesabaran. Yah, mungkin ini ya kalo udah jadi ibu rumah tangga, mau gak mau harus ngeladenin kalo nanti anaknya nanya ini itu. But, overall I love this kue bolu. hehe

Percobaan keempat ini alhamdulillah terbilang sukses, jadi saya ingin sedikit berbagi pengalaman kepada teman-teman, mulai dari bahan-bahan yang digunakan s.d. kue jadi.

Bahan-bahan:

  • 6 Butir telur
  • 200 gr gula pasir
  • 1 sdt emulsifier 
  • 1/4 sdt garam
  • 250 gr tepung ketan hitam (Mahkota)
  • 20 gr cokelat bubuk (van houtten)
  • 100 gr dark cooking chocolate (colata)
  • 200 cc minyak goreng/margarin leleh
  • 3 sdm susu kental manis cokelat (frisian flag)
  • Pewarna red rose
  • Haan wippy cream (untuk membuatnya ada resep dikemasan) 
  • Meises cokelat secukupnya (ceres)
  • Kraft cheddar
Cara membuat:
  • Campur tepung ketan hitam dan cokelat bubuk, lalu ayak dan aduk sampai rata
  • Lelehkan dark cooking cokelat dengan cara di tim, tambahkan minyak goreng, aduk rata. Masukkan SKM cokelat, aduk rata lagi. 
  • Siapkan dua wadah, satu untuk wadah putih telur dan kuning telur.
  • Wadah pertama: kocok kuning telur, emulsifier dan gula sedikit demi sedikit hingga putih, mengembang dan kental berjejak (usahakan tidak menggunakan wadah plastik)
  • Wadah kedua: kocok putih telur dan gula sedikit demi sedikit hingga kaku 
  • Masukkan sedikit demi sedikit tepung ketan hitam yang sudah dicampur dengan cokelat bubuk dan putih telur , aduk dengan spatula sampai rata. Tambahkan cokelat yang sudah dilelehkan, aduk rata lagi.
  • Tuang 1/2 bagian adonan ke dalam loyang diameter 20 cm yang sudah dialasi kertas roti kukus (olesin margarin) dengan api sedang selama 10 menit.
  • Taburi adonan dalam kukusan tersebut dengan meises, kemudian tuang adonan yang tersisa. Kukus lagi selama 20-25 menit sampai matang.
  • Apabila kue sudah matang dan tidak panas lagi, belah dua kue tersebut secara horizontal menjadi dua bagian. Olesi dengan whipe cream, taburi keju. Tutup dengan potongan kue lainnya.
  • Olesi seluruh kue dengan whipped cream sampai merata, taburi keju dan hias dengan whipped cream yang telah diberi pewarna makanan red rose secukupnya, kemudian taruh kue di dalam kulkas dengan pengaturan "cold". 
Belum ada resep yang cocok penyajian whipped cream, jadi sepengennya aja deh begitu. hehehehee. Alhamdulillah, alhamdulillah... respon dari keluarga dan teman-temen kakak yang icipin bilangnya enak dan antri mainstream karena taun baru malah bikin kue. Seneng banget, biarpun biaya yang dikeluarkan tidak sedikit, tapi tetep selalu berpikir pengalaman itu mahal harganya, kalo gak coba sekarang, kapan lagi?????????

Minggu, 28 Desember 2014

RAHASIA SUKSES MEMBUAT CAKE

Alhamdulillah, 
Kue aku yang gagal gagal terus InsyaAlloh bisa terselamatkan karena rahasia di bawah ini: 


Cake banyak jenisnya, namun menurut cara membuatnya ada tiga jenis, yaitu sponge cake,  chiffon cake dan pound cake.

Sponge Cake adalah cake yang dibuat dengan terlebih dahulu mengocok telur dan gula sampai mengembang. Setelah itu tepung dimasukkan, menysul margarin yang telah dicairkan. Cake yang dihasilkan lembut seperti spons.


Chiffon Cake adalah cake yang dibuat dengan mencampurkan kuning telur dengan minyak, tepung terigu, dan baking powder. Sementara putih telur dan gula dikocok terpisah sampai mengembang dan kaku. Cake yang dihasilkan bertekstur halus dan lembut.


Pound Cake dibuat dengan mengocok margarin dan gula terlbih dahulu sampai kental kemudian terigu dan bahan lainnya dimasukkan. Cake ini teksturnya legit dan agak berminyak, karena jumlah telur, gula dan tepung terigu yang dipakai seimbang. Masing-masing bahan ditakar sebesar 250 gram. Fruit cake atau cake buah biasanya lebih enak hasilnya bila menggunakan adonan dan teknik ini.


Kenali Bahan - Bahannya
Bahan utama membuat cake adalah telur, gula, tepung terigu, dan margarin atau mentega. dari ketiga bahan utama ini, cake bisa divariasikan dengan tambahan susu, cokelat, kacang-kacangan, dan buah kering.

Telur
Fungsinya untuk membentuk struktur cake, karena telur dapat membuat adonan mengembang sehingga membentuk volume cake. Selain itu telur juga memberikan rasa, warna dan kelembapan pada cake.
 
Gula

memberi rasa manis pada cake dan memberikan aroma. Ini terjadi ketika proses karamelisasi adonan cake saat dioven. Ini menimbulkan reaksi browning (munculnya warna kuning kecokelatan) pada cake. Gula yang dipakai bisa berupa gula pasir, gula kastor, gula palem, brown sugar, dan gula bubuk.


Tepung

cake bisa dibuat dari tepung terigu, tepung ketan, tepung beras maupun tepung-tepung lainnya. Namun paling umum digunakan untuk membuat cake adalah tepung terigu. Tepung terigu yang cocok untuk cake adalah yang mengandung protein sedang (tepung terigu serbaguna) atau protein ringan. Terigu berprotein tinggi hanya cocok untuk membuat roti.

Lemak (Margarin / Mentega)
Penambahan  lemak juga menjadikan cake gurih dan lebih empuk. lemak yang digunakan dalam adonan cake bisa berupa margarin, mentega, shortening (mentega putih), dan minyak. Margarin terbuat dari lemak tumbuhan yang diberi aroma dan harga jualnya murah. Mentega terbuat dari lemak hewan (lemak susu) sehingga rasa rasa cake lebih gurih dengan aroma harum. Namun harga mentega lebih mahal dibandingkan dengan margarin. Shortening atau biasa disebut mentega putih juga terbuat dari lemak tumbuhan namun kandungan airnya sedikit sehingga bila digunakan dalam cake, tekstur cakenya empuk dan rasanya tidak gurih.


Pengembang 
 Bahan ini memang tidak mutlak dibutuhkan. Namun banyak yang memakainya untuk menstabilkan adonan cake. Padahal jika proses pengocokan telur dan gula dilakukan dengan benar hingga campuran telur dan gula mengembang sempurna, sudah cukup untuk membuat cake labih bervolume dan memiliki kerangka.
Bahan pengembang pada prinsipnya ada dua macam. Yang berbentuk serbuk seperti baking powder  dan baking soda atau berbentuk pasta seperti ovalet dan SP> Pengembang berbentuk pasta sering disebut cake emulsifier., karena selain menstabilkan adonan, juga memperbaiki tercampurnya lemak dan air dalam adonan. Agar tercampur sempurna, pengembang serbuk sebaiknya dicampurkan dengan tepung terigu. 
Sementara itu, pengembang pasta ditambahkan pada proses pengocokan telur dan gula, yaitu ketika gula mulai larut dan telur mulai berwarna putih. Namun perlu diingat bahwa takaran untuk bahan pengembang harus pas. Karena terlalu banyak pengembang dan kurang cairan juga bisa menyebabkan cake mudah keras dan kering.


Mengocok Telur
  1. Sebelum mulai megocok telur, pastikan pengocok dalam keadaan kering. Peralatan yang basah dan berlemak membuat telur tidak mengembang meski dikocok dalam waktu lama.
  2. Jangan menggunakan telur yang baru dikeluarkan dari lemari es. Jika telur terlanjur disimpan di lemari es, biarkan telur  di suhu ruang selama 1 jam sebelum dikocok.
  3. Berat telur yang digunakan dalam resep adalah 50 gram tanpa kulit. jika berat telur kurang dari 50 gram, tambahkan kuning telur dari telur yang lain. Sebaliknya jika berat lebih dari 50 gram kurangi putih telurnya saja.
  4. Pengocokan telur dan gula bisa dilakukan bersamaan. Tetapi bila telur yang digunakan hanya bagian putihnya, gula dimasukkan sedikit-sedikit setelah putih telur dikocok hingga berbusa.
  5. Istilah "kocok telur sampai mengembang", artinya telur dan gula dikocok hingga kental. Cirinya terdapat guratan-guratan jalannya mikser di atas adonan yang dikocok. Bila guratan tidak segera hilang artinya telur sudah cukup kental

Mencapur Adonan

  1. Mencampur margarin/mentega dengan telur tidak boleh dilakukan sekaligus karena adonan tidak akan bercampur. Masukan telur satu persatu ke dalam mentega yang dikocok. Setelah terkocok rata, baru masukkan telur yang lain. Begitu seterusnya hingga telur habis.
  2. Untuk membuat kue yang menggunakan mentega kocok, pakailah gula kastor (gula dengan butiran halus) agar cepat hancur. Gula pasir membutuhkan waktu yang lebih lama untuk larut.
  3. Bahan-bahan kering seperti tepung terigu, susu bubuk, tepung meizena, cokelat bubuk, dan baking powder bisa dimasukkan secara bersamaan ke dalam adonan telur. Ayak terlebih dahulu semua bahan itu menjadi satu. setelah itu baru dimasukkan sedikit demi sedikit ke dalam adonan.
  4. Pencampuran bahan kering ke dalam adonan telur sebaiknya menggunakan spatula ataupun sendok kayu. Jangan menggunakan mikser sekalipun dengan kecepatan rendah karena udara akan ""lari" dari adonan dehingga kue tidak bisa mengembang sempurna.

Margarin Cair

  1. Margarin/mentega cair diperoleh dengan memanaskannya di atas api kecil hingga sebagian besar margari/mentega mencair, tapi tidak perlu mencair seluruhnya. Jika masih ada yang menggumpal angkat saja dari api, lalu aduk hingga mencair seluruhnya. Margarin/mentega cair warnanya harus tetap kuning kental. Mencairkan margarin/mentega terlalu lama akan menghilangkan uap air dalam margarin.
  2.  Margarin/mentega dicairkan sesaat sebelum dicampurkan ke dalam adonan. Karena jika margarin dibiarkan terlalu lama, lemak di dalamnya akan terpisah dengan cairannya sehingga akan sulit dalam proses pencampuran ke dalam adonan
  3. Pencampuran margari/mentega cair ke dalam adonan dilakukan dengan menuangkannya sedikit-sedikit. Aduk ringan dengan gerakan memutar dari atas kebawah. Setelah tercampur rata tuang kembali sedikit margarin cair. Begitu seterusnya hingga margarin cair habis.
  4. Lakukan pengadukan margarin cair bersama adonan dengan cara yang benar. Pengadukan margarin cair yang terlalu lama bisa menyebabkan cake bantat.

Memanggang Cake

  1. Loyang yang akan digunakan untuk cake sebaiknya dilapisi kertas roti. Jangan memoles loyang dengan margarin dan menaburi tepung tepung tergu karena bagian luar cake akan menjadi tebal dan terkelupas.
  2.  Panaskan oven setidaknya 15 menit sebelum adonan cake dimasukkan agar oven sudah cukup panas saat digunakan untuk memanggang cake.
  3. Usahakan untuk tidak terlalu sering membuka pintu oven saat cake sedang dipanggang. Setidaknya selama 15 menit pertama. Setalah itu oven baru boleh dibuka untuk menguji kematangan cake.
  4. Cake yang tipis membutuhkan proses pemanggangan dengan suhu oven lebih tinggi (kurang lebih 200 derajat), sedangkan untuk cake tebal suhu oven harus lebih rendah (kurang lebih 160 derajat).
  5. Untuk mengetes kematangan cake bisa digunakan tusuk sate. Lakukan dengan menusuk bagian tengah cake. Jika tusukannya licin, tandanya cake telah matang. Namun jika masih ada adonan basah menempel pada tusuk sate, artinya cake masih perlu dioven kembali

Sebaiknya Anda Tahu
  1. Tekstur cake terasa kering terjadi karena proses mencairkan margarin terlalu lama, sehingga uap air dalam margarin hilang dan mengakibatkan cake menjadi kurang lembap.
  2. Tekstur cake berlubang dan kasar terjadi karena pemakaian putih telur telalu banyak di samping juga pemakaian margarin yang terlalu sedikit.
  3. Cake mudah keras dan kering, biasanya karena terlalu banyak menggunakan baking powder
  4. Bagian tengah cake masih basah, sedangkan luarnya sudah matang. Ini karena suhu oven terlalu panas. Buka sedikit pintu oven supaya suhu panasnya keluar, kemudian panggang kembali seperti biasa.
  5. Permukaan cake jadi tebal dan cekung. Ini terjadi karena jumlah terigu yang digunakan kurang. Sebaliknya permukaan cake menggunung ke tengah terjadi karena pemakaian tepung terigu terlalu banyak.
  6. Permukaan cake pecah dan terbeah. Ini disebabkan beberapa hal, di antaranya pemakaian tepung terigu dengan kadar protein tinggi atau komposisi tepung terigu dan gula terlalu banyak. Suhu oven yang kurang panas juga bisa jadi penyebabnya. 

Source: http://ayodapur.blogspot.com/

Don't try this at home!

Assalamu'alaikum ...

Beberapa hari terakhir, aku lagi seneng banget main di dapur, entah masak makanan sehari2 atau bikin kue. Bagi aku belajar dan terus belajar masak adalah sesuatu yang harus dilakukan demi menjaga perut-perut keluargaku atau pun calon suami dan anakku nanti tetap kenyang. Kalo dari masakan (non kue), sudah sejak lama gak menggunakan mecin, jadi harus ekstra bumbu.

Percobaan pertama membuat character bolu yang menul menul begitu, tapi gagal karena terlalu bantet. Percobaan kedua bikin bolu kukus yang ngakak (mekar), tapi sayang nya bolu yang jadi ketawa ngakaknya malu-malu. I won't give up, percobaan bolu ketiga adalaaaaaaah....... taraaaaaaaaaaaaa ..

Kue Bolu Ketan Hitam Kukus

Kue bolu ketan hitam kukus, bermodal gugling gugling, liat resep bermacam-macam dan pilihan resepnya seperti ini:

Bahan-bahan
250 gr tepung ketan hitam
230 gr gula pasir
7 butir telur ayam
200 ml minyak goreng
50 ml mentega

Hiasan: 
Keju cheddar secukupnya
Oreo secukupnya

Cara membuat :
1. Ayak tepung ketan hitam dan cairkan mentega (kalo aku lebih suka mencairkannya gak di goreng, tapi dipanasin di dalam magic jar hehee, karena kalo mau di tim rempong gitu deh)
2. Setelah bahan-bahan disiapkan semua, sediakan dua wadah, mari kita mulai pisahkan sementara kuning telur dari kekasih tercintanya si putih (halah ..).
3. Wadah pertama berisi putih telur dan setengah gula pasir dan wadah kedua berisi kuning telur dan sisa setengah gula pasir dari ukuran resep, kemudian kocok sampai dengan kaku.
4. Setelah adonan terkocok dengan sempurna, satukan kembali adonan kuning telur dengan putih telur, kocok perlahan.
5. Masukkan sedikit demi sedikit tepung ketan hitam, kemudian aduk perlahan.
6. Setelah adonan tercampur rata, masukkan sedikit demi sedikit mentega dan minyak sayur, aduk perlahan.
7. Nah, sudah selesai proses pembuatan adonannya, masukkan adonan tersebut ke dalam loyang yang sudah dilumuri mentega.
8. Kukus selama 30 menit.
9. Setelah jadi, dihias deh dengan taburan keju dan oreo. Awalnya mau dikasih whipped cream dulu, tapi karena gak sempet, keburu calon dateng ngapelin, yaudah deh seadanya aja. hehehe


Bagaimana hasilnya???

Penilaian 1 - 10, aku bakal kasih nilai 5, hfffff ... tampilannya gak bagus, ngempes dan retak, tapi kalo dari rasa pas dan enak (kata yang ngicip-ngicip sih hehe). Sedih sih iya, tapi aku masih penasaran sama kue kue yang aku bikin, kenapa gaaagaaal terus dalam hal bentuk, hfffff lagi deh...
Aku curiga kegagalan kue ketan hitam karena putih telur tercampur dengan kuning telur, sesungguhnya misahin telur kuning dan putih susah banget !!!
Semangat terus, Thomas Alva Edison aja bikin lampu setelah 9999 kali nyoba, masa cuma bikin bolu baru beberapa kali putus asa. Kalo kata Pak Sinaga guru olahraga SMA dulu, jangan kaya ayam sayur. hehe

Begitulah kisah perjalanan pembuatan bolu, berikutnya aku mau share

RAHASIA SUKSES MEMBUAT CAKE, 


nantikaan nantikaaan !!!!